Menu

Waspada, Ini Penyebab Utama Orang Bunuh Diri

  Dibaca : 1390 kali
Waspada, Ini Penyebab Utama Orang Bunuh Diri
Kenangan Chris Cornell dan Chester Bennington saat satu panggung

Vokalis grup band Legendaris Linkin Park, Chester Bennington ditemukan tak bernyawa di rumahnya, Palos Verdes Estates, Kamis (20/7/2017), waktu setempat.

Pihak kepolisian setempat memastikan penyanyi band papan atas itu meninggal dengan cara gantung diri.

Kematian Chester menyisakan duka mendalam bagi enam orang anaknya dari dua istri.

“Tubuhnya ditemukan tergantung pada Kamis pagi sebelum jam 09.00 waktu setempat,” sebut sumber kepolisian setempat.

Vokalis berusia 41 tahun itu diduga mengalami depresi berat. Chester juga diketahui erat hubungannya dengan narkotika dan alkohol.

Yang menarik, hari meninggalnya Chester bertepatan dengan ulang tahun dari  sahabat dekatnya Chris Cornell, vokalis band Audioslave.

Diketahui, Chris Cornell juga ditemukan tewas bunuh diri dengan cara serupa yang dilakukan Chester, bulan Mei lalu.

Saat kematian Cornell, Chester menulis sebuah surat yang mengindikasikan dirinya sangat kehilangan sahabatnya tersebut.

“Kamu telah menginspirasi saya dengan cara yang tidak pernah kamu bayangkan. Bakatmu adalah sesuatu yang murni dan tak terkalahkan,” tulis Chester di akun Twitternya, @ChesterBe saat itu.

Chester yang tenar bersama grupnya Linkin Park telah mengorbitkan tujuh album sejak berkarir di dunia musik pada tahun 2000-an

Pada tahun 2000-an itu, album Hybrid Theory terjual lebih dari 10 juta keping di Amerika Serikat.

Grup Linkin Park juga berhasil mendapatkan Grammy Awards pada tahun 2001 untuk kategori band rock terbaik di lagu yang berjudul Crawling.

Lalu apa tanda-tanda orang akan nekat melakukan bunuh diri?

Dilansir dari berbagai sumber, berikut editorialIndonesia.com merangkum penyebab utama orang melakukan bunuh diri.

  1. Depresi

Depresi adalah penyebab umum dari kematian akibat bunuh diri yang terjadi di seluruh belahan dunia.

Depresi adalah sebuah kondisi medis berkepanjangan dimana seseorang merasa sangat tertekan dan tidak bergairah menjalani hidup.

Bisa juga hal ini terjadi akibat menderita penyakit akut yang sudah terjadi bertahun-tahun dan sulit disembuhkan.

Dalam jangka waktu relatif panjang seseorang sudah tidak lagi memiliki motivasi untuk menjalani kehidupan yang dirasakannya sebagai sebuah siksaan.

  1. Menyalahkan Diri Sendiri

Banyak kasus bunuh diri disebabkan korban menyalahkan diri sendiri atas sebuah kejadian atau kecelakaan yang terjadi.

Peristiwa tersebut akan menimbukan trauma berat pada diri seseorang hingga akhirnya memilih mengakhiri hidup.

Tak jarang kita mendengar orang tua bunuh diri karena merasa bertanggung jawab atas kecelakaan anak, pilot bunuh diri karena kecelakaan pesawat atau sejenisnya.

  1. Malu Atas Kegagalan

Banyak kasus bunuh diri yang terjadi disebabkan karena korban merasa malu atas kegagalan yang terjadi.

Kegagalan dianggap sudah mengakhiri hidup mereka dan tak memiliki masa depan lagi. Hidup yang bakal dijalani menurut pengakuan para pelaku percobaan bunuh diri, dianggap sangat menyiksa.

Maka, sering kita mendengar orang bunuh diri karena gagal dalam ujian, gagal dalam bisnis atau sejenisnya.

  1. Patah Hati

Penyebab lain orang nekat melakukan bunuh diri adalah patah hati akibat putusnya hubungan cinta.

Banyak kasus bunuh diri terjadi akibat korban harus menerima kenyataan cinta yang selama ini dijalin harus berakhir sepihak.

Mereka menganggap kisah manis yang pernah dijalani bersama pasangan merupakan masa terindah dalam hidup.

Mereka tak sanggup bahkan tak pernah membayangkan melewati hari-hari ke depan tanpa pasangan yang sangat dicintainya tersebut.

Banyak kasus bunuh diri terjadi tak bereselang lama setelah korban diputuskan hubungan percintaannya oleh pasangannya.

  1. Kemiskinan

Rasa tertekan dan tak sanggup menjalani hidup akibat himpitan ekonomi dan kemiskinan sering melatarbelakangi banyak kasus bunuh diri yang terjadi.

Setiap hari yang dijalani terasa sangat menyiksa, mulai dari menahan lapar, ditagih hutang, dihina hingga diperlakukan tak manusiawi oleh orang lain.

Kita sering mendengar kasus bunuh diri dari keluarga miskin, bahkan melibatkan anggota keluarga lain.

  1. Penyakit Mental

Kondisi ini lebih dipengaruhi kondisi kelainan perilaku sosial. Umumnya para penderita kelainan mental ini seperti mendengar suara yang menuntun mereka untuk bunuh diri.

Banyak kasus bunuh diri terjadi setelah korban beberapa kali digagalkan melakukan upaya bunuh diri.

Penulis: Franky Guntur Tangkudung

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional