Menu

Dua Menteri yang Ketiduran saat Ramai Pansus KPK    

  Dibaca : 9648 kali
Dua Menteri yang Ketiduran saat Ramai Pansus KPK    
Dua Menteri yang Ketiduran saat Ramai Pansus KPK    

Dua orang menteri wanita kembali menjadi perhatian ketika foto keduanya yang tertidur di bandara menyebar di media sosial.

Foto pertama menunjukkan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti yang sedang tertidur lelap di sebuah sofa.

Belakangan diketahui, tempat menteri Susi tertidur adalah di VIP Lounge Bandara JFK, New York.

Foto tersebut pertama kali diunggah oleh akun Facebook Jim B Aditya.

Dalam caption foto itu, dituliskan menteri Susi tertidur karena kelelahan usai  tampil di acara konferensi PBB mengenai kelautan.

“Perempuan tangguh ini layak diberi gelar Ibu Kelautan Indonesia. Tertidur kelelahan di VIP Lounge Bandara JFK, New York, setelah sehari sebelumnya tampil di acara konferensi PBB mengenai kelautan di New York, Amerika Serikat,” tulis Jim.

Jim juga menerangkan pujian dari aktor yang membintangi film Titanic, Leonardo Di Caprio kepada menteri Susi.

“Dalam acara itu Menteri Susi pudjiastuti sempat mendapat pujian aktor terkenal Leonardo DiCaprio Italia, sebagai wanita pemberani yang menginspirasi dunia dalam usahanya memerangi illegal fishing dan memelihara kelautan. Tetap sehat dan jangan putus asa mengurusi negara yang hampir amburadul oleh para koruptor ini Bu Susi,” tambah Jim.

Foto ini hingga kini masih terus menyebar disertai doa dan kebanggaan terhadap Susi Pudjiastuti.

Foto kedua dan hampir mirip adalah foto Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa saat tertidur di ruang tunggu penumpang Bandara Internasional Juanda, Surabaya.

Foto tersebut kali pertama diupload oleh salah seorang staf di Kementerian Sosial lewat akun media sosial.

Menteri Khofifah terlihat tertidur pulas tanpa melepaskan kaos kakinya dengan ditutupi kain panjang bermotif batik. Tas travel berwarna ungu digunakannya sebagai bantal kepala.

“Foto ini diambil hari Minggu sekira pukul 10.55 di Bandara Juanda, Surabaya. Karena pesawatnya masih lama, Ibu Khofifah “nyuri waktu” buat tidur,” tulis sang pengunggah.

Dalam foto dijelaskan, Khofifah akan berangkat menuju Kabupaten Banyuwangi, setelah sebelumnya bertolak dari Bandara Husein Sastra Negara Bandung usai acara pembagian bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

“Sambil menunggu pesawat ke Banyuwangi. Perjalanan 5 hari yang luar biasa Dari Toli-Toli nengok korban banjir lanjut Kota Palu, lanjut Jakarta, lanjut Ciamis via darat, lanjut Bandung, lanjut Surabaya, dan akhirnya lanjut Banyuwangi,” tambah akun tersebut.

Pengunggah juga meminta doa dari para warganet agar Menteri Khofifah selalu sehat dan amanah dalam menjalankan tugasnya.

Foto ini juga terus menyebar disertai doa dan kebanggaan terhadap Khofifah Indar Parawansah.

Kedua foto ini seperti ‘menohok’ para anggota DPR yang kini sedang ramai membentuk Panitia Khusus Hak Angket terhadap KPK.

Keduanya selama ini memang dinilai sebagai menteri yang berkinerja sangat baik dan sangat peduli dengan masyarakat.

Kepedulian dan kecintaan Susi Pudjiastuti terhadap kelestarian laut dan kesejahteraan para nelayan tak dapat diragukan lagi.

Sama halnya dengan kegesitan dan rasa cinta Khofifah Indar Parawansa dalam merespon setiap masalah sosial dan bencana alam yang setiap hari terjadi di Indonesia.

Ironis memang, di satu sisi ada dua orang menteri yang tertidur karena kelelahan berjuang untuk kepentingan rakyat. Namun di sisi lain, para pejabat negara di legislatif justru seperti berada jauh dari kepentingan rakyat.

Apalagi anggaran yang akan dihabiskan dalam Pansus yang dinilai untuk melemahkan kinerja KPK ini adalah sebesar Rp 3,1 miliar.

Yang bikin miris, Pansus Angket ini dibentuk terkait kinerja KPK yang berani mengungkap sejumlah nama anggota DPR yang terindikasi terkait kasus KTP elektronik.

Padahal bukan rahasia umun, ketika membahas persoalan menyangkut masyarakat banyak, para anggota dewan yang terhormat lebih banyak tertangkap kamera lagi asyik mendengkur di ruangan ber-AC.

Gaji fantastis dan fasilitas mewah yang diberikan dari hasil keringat rakyat tak menjadi jaminan mereka bekerja berpihak kepada rakyat. Mereka kini seakan tak peduli lagi kepada rakyat, seolah telah melupakan janji ketika kampanye saat ‘mengemis’ minta untuk dipilih.

Hmmmm…

Penulis : Franky Guntur Tangkudung

 

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Protected by Copyscape

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional