Menu

Warga London Tunjukkan tak Kalah Aksi Teror

  Dibaca : 252 kali
Warga London Tunjukkan tak Kalah Aksi Teror
Warga London Tunjukkan tak Kalah Aksi Teror

Aksi serangan teror yang dilakukan tiga orang yang menabrakkan sebuah mobil van ke arah kerumunan orang, Sabtu (3/6/2017) membawa kesedihan mendalam.

Tujuh orang dilaporkan tewas dan puluhan lainnya masih dirawat di rumah sakit. Pihak kepolisian sudah menembak mati para pelaku dan masih memburu pihak-pihak yang terkait dengan aksi ini.

Pascaaksi teror tersebut, para warga London menunjukkan perlawanan terhadap para teroris yang ingin membawa ketakutan kepada mereka.

Sebuah foto yang dianggap menjadi simbol perlawanan warga London terhadap serangan teror kini menyebar dengan cepat. Foto itu memperlihatkan seorang pria berlari sambil membawa sebotol bir di tangannya menjadi inspirasi.

Hal ini terjadi saat evakuasi bebrapa detik setelah kejadian mengerikan itu terjadi. Pria yang tidak diketahui identitasnya ini dielukkan sebagai penggambaran warga London yang tidak takut dengan terorisme.

Warganet menyebut pria tersebut mewakili spirit warga London yang terkenal dengan slogan ‘Keep calm and carry on’ sejak Perang Dunia II.

Hal ini mengingatkan foto tukang sate yang tetap berjualan tak jauh dari lokasi bom Jakarta beberapa waktu lalu.

Saat itu, tukang sate yang belakangan dikenal bernama Jamal, tetap tenang berjualan meski sesaat sebelumnya baru terjadi ledakan bom di Sarinah, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (14/1/2015).

Tukang sate tersebut kemudian menjadi simbol keberanian #KamiTidakTakut atas serangan teroris.

Perdana Menteri Theresa May juga sudah memastikan tetap menggelar memastikan Pemilu Inggris pada 8 Juni mendatang.

“Kekerasan tidak boleh dibiarkan mengganggu proses demokrasi. Pemilihan umum akan dilanjutkan seperti yang direncanakan pada hari Kamis (8/6),” tegas May.

May meminta semua warga Inggris harus bersatu dan tidak menunjukkan rasa takut atas kejadian yang baru terjadi.

“Kita perlu menjadi jauh lebih kuat dalam mengidentifikasi dan mencegahnya di seluruh sektor publik atas lintas masyarakat,” tambah May.

Sejumlah pemimpin internasional sudah memberikan ucapan simpati dan turut menawarkan bantuan ke Inggris dalam memerangi terorisme.

Sebelum aksi teror di London, beberapa hari sebelumnya juga terjadi ledakan di Manchester saat konser Ariana Grande.

Presiden AS Donald Trump, Presiden Rusia Vladimir Putin, Presiden Prancis Emmanuel Macron, Kanselir Jerman Angela Merkel dan sejumlah pemimpin negara lainnya langsung bereaksi pascakejadian mengerikan tersebut.

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional