Menu

Zidane Samai Prestasi Arrigo Sacchi

  Dibaca : 262 kali
Zidane Samai Prestasi Arrigo Sacchi
Final UCL 2017, Zidane Samai Prestasi Arrigo Sacchi

Tim asal Spanyol, Real Madrid menjadi tim pertama dalam liga champion format modern yang berhasil mempertahankan gelar juara Liga Champions.

Madrid menjadi juara liga championas 2016-2017 setelah menang 4-1 atas Juventus pada pertandingan final di Stadion Millenium, Sabtu (3/6/2017) atau Minggu dini hari WIB.

Superstar asal Portugal Cristiano Ronaldo menjadi bintang pada laga ini. Ronaldo mencetak dua gol Real Madrid ke gawang Gianluigi Buffon pada menit ke-20 dan ke-64.

Casemiro dan Marco Asensio melengkapi derita Juventus dengan gol masing-masing di menit 61 dan 90. Juventus sempat menyamakan kedudukan di pertengahan babak pertama lewat gol Mario Mandzukic  di menit ke 27.

Dengan gelar juara ini, Real Madrid menjadi tim tersukses liga Champion dengan  koleksi 12 trofi.

Kemenangan Real Madrid ini juga membuat pelatihnya, Zinedine Zidane menyamai rekor yang dibukukan pelatih asal Italia Arrigo Sacchi, yang dibuatnya  28 tahun silam.

Zidane menjadi pelatih kedua yang bisa mengantar timnya menang secara beruntun. Zidane menyamai prestasi Sacchi, yang membawa AC Milan mempertahankan gelar juara di musim 1989-1990.

Klub terakhir yang bisa menjadi juara beruntun adalah AC Milan pada 1989 dan 1990. Namun saat itu, kompetisi antarklub terelite Eropa itu masih bernama Piala Champions.

Pertandingan final ini sejatinya berlangsung dengan tempo sedang dan kedua tim terlihat sangat berhati-hati. Namun, pada babak kedua permainan berubah menjadi lebih keras dan emosional.

Wasit Felix Brych mengeluarkan tujuh kartu kuning dan satu kartu merah. Juan Cuadrado diusir wasit pada menit ke-84 setelah menerima dua kartu kuning.

Kemenangan ini membawa sejumlah rekor bagi tim asal ibu kota Spanyol tersebut. Real Madrid menjadi tim pertama yang mencetak 500 gol di Liga Champions atau sejak 1992-93.

Pemain tak tergantikan milik Madrid, Christiano Ronaldo juga menciptakan rekor yang sulit dipecahkan pemain manapun yakni bisa mencetak gol pada tiga partai final Liga Champions.

Ronaldo sebelumnya mencetak gol ke gawang Chelsea ketika masih bersama Manchester United tahun 2008. Pada tahun 2014 lalu, Christiano Ronaldo juga mencetak gol lewat titik putih.

Selain itu, kapten tim nasional Portugal ini juga menjadi pemain yang sudah mencetak 600  gol di semua penampilannya, baik klub maupun timnas. Ini jadi gelar Liga/Piala Champions ke-12 sepanjang sejarah Madrid atau yang keenam di era Liga Champions.

Juventus kembali harus pulang dengan kesedihan karena gagal dalam lima final terakhir mereka. Bagi klub asal Turin itu, ini adalah gelar runner-up kesembilan mereka dari 11 kali melaju ke final.

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional