Menu

Polda Jabar Lanjutkan Pemeriksaan Kasus Penghinaan Pancasila

  Dibaca : 180 kali
Polda Jabar Lanjutkan Pemeriksaan Kasus Penghinaan Pancasila

Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) melakukan pendalaman terkait adanya dugaan penghinaan Pancasila yang dilakukan oleh Rizieq Shihab. Sebelumnya, Rizieq Shihab telah ditetapkan menjadi tersangka oleh Polda Jabar dan saat ini kasus masuk dalam proses penyidikan lebih lanjut.

Kombes Pol Yusri Yunus selaku Kepala Bidang Humas Polda Jabar mengatakan bahwa penyidik akan melakukan pemeriksaan lanjutan. Hal yang akan dilakukan yaitu dengan meminta keterangan saksi ahli hukum pidana.

“Sesuai petunjuk JPU, kita tinggal periksa satu saksi ahli di bidang pidana. Itu untuk pemeriksaan tambahan,” ungkap Kombes Pol Yusri Yunus. Hal ini juga untuk melengkapi berkas JPU untuk kasus penghinaan Pancasila oleh Rizieq Shihab.

JPU dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat menyatakan berkas perkara tersebut belum lengkap atau berstatus P19. Kejati Jabar kemudian meminta kepada Polda Jabar untuk melengkapi berkas perkara tersebut.

Rizieq Shihab berstatus tersangka dugaan penghinaan Pancasila sejak 30 Januari 2017 yang lalu. Namun terkait pemeriksaan Rizieq Shihab sebagai saksi ahli terhadap kasus penodaan agama oleh Basuki Tjahja Purnama membuat proses ini tertunda.

Atas tuduhan penghinaan Pancasila, Rizieq Shihab dijerat dengan Pasal 154-A KUH Pidana tentang penghinaan simbol negara. Selain itu, Rizieq juga dijerat dengan Pasal 320 KUH Pidana tentang pencemaran nama baik.

Menurut hasil pemeriksaan tim penyidik Polda Jabar, Rizieq Shihab dinyatakan sudah melakukan penghinaan terhadap Pancasila dan proklamator Ir Soekarno. Itu sebabnya Rizieq Shihab ikut dijerat dengan pasal pencemaran nama baik.

Saat ini pihak Polda Jabar sedang berupaya untuk melengkapi berkas perkara dan secepatnya akan segera dikembalikan kepada JPU di Kejati Jabar. Proses persidangan akan dilanjutkan apabila berkas sudah dinyatakan lengkap oleh JPU.

Rekaman video tentang penghinaan Pancasila dan pencemaran nama baik Ir Soekarno sudah lama beredar disitus YouTube. Pada rekaman video tersebut merekam Rizieq Shihab sedang melakukan ceramah.

Merasa tersinggung, Sukmawati Soekarnoputri segera melaporkan Rizieq Shihab ke Polda Jabar untuk dituntut secara hukum. Menurut Sukmawati Soekarnoputri, Rizieq Shihab sudah melakukan penghinaan terhadap pancasila dan pencemaran nama baik Ir Soekarno.

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional