Menu

Buffon Now or Never

  Dibaca : 313 kali
Buffon Now or Never
Final UCL 2017, Buffon Now or Never

Raja Italia, Juventus akan menghadapi penguasa abadi Spanyol, Real Madrid pada final Liga Champions di Millennium Stadium, Minggu (4/6/2017) dinihari WIB.

Pertarungan ini disebut sebagai final ideal dan sangat ditunggu pecinta sepakbola di seluruh belahan bumi.

Pertandingan kali ini juga disebut sebagai adu kekuatan dua tim yang menjadi simbol sepakbola menyerang dan bertahan.

Laga ini juga lebih spesifik akan mempertemukan dua sosok, yakni penyerang Real Madrid Christiano Ronaldo dan penjaga gawang Juventus Gianluigi Buffon.

Ya, Buffon akan menjadi kapten  Juventus untuk menghadang kemampuan mencetak gol Christiano Ronaldo dan kawan-kawan.

Final kali ini juga menjadi edisi kelima buat Juventus untuk mengakhiri rentetan hasil negatif dalam empat final liga champion sebelumnya.

Juventus memang selalu kalah dalam empat laga final liga champion sebelumnya. Satu nama yang disorot adalah sang portiere sekaligus legenda, gigi Buffon.

Buffon menjadi satu-satunya pemain yang ada dalam final tahun 2003 ketika dikalahkan AC Milan.

Tahun 2015 silam juga Buffon dan tim dikalahkan Barcelona di babak final.

Dua babak final yang membuat Juventus pecundang adalah tahun 1997 dan 1998 saat dikalahkan Borrusia Dortmund dan Real Madrid.

Final kali ini memang menjadi kesempatan Buffon membalaskan dendam sekaligus untuk menyempurnakan karirnya.

Buffon bisa saja menjadi legenda dengan segala pencapaiannnya.

Kapten Juventus dan timnas Italia tersebut menempati peringkat kedua pemain dengan penampilan terbanyak di Seri A.

Sejak bergabung dengan Juventus, Buffon menjadi bagian tak terpisahkan dari sukses Juventus. Buffon juga sempat mengarungi persaingan di Seri B Liga Italia, ketika Juventus dihukum turun ke kasta kedua setelah tersangkut kasus calciopolli tahun 2006.

Bersama Juventus Buffon total telah memainkan 447 pertandingan di seri A. Dia meraih tujuh gelar scudetto seri A, 2001/02, 2002/03, 2011/12, 2012/13, 2013/14, 2014/15 dan 2015/16. Itu tidak termasuk dengan dua gelar scudetto yang dicabut tahun 2004/05, 2005/06.

Selama berkarir di Seri A, Buffon juga meraih 11 gelar kiper terbaik, pada tahun 1999, 2001, 2002, 2003, 2005, 2006, 2008, 2012, 2014, 2015 dan 2016.

Gianluigi Buffon juga sudah mematahkan sejumlah rekor. Buffon menjadi pemain terbanyak penampilannya menggunakan seragam Juventus. Buffon berhasil melewati rekor Giampiero Boniperti yang tampil selama 39.680 menit pada 1946–1966.

Buffon juga menjadi penjaga gawang di liga Italia dengan clean sheets terlama yang sebelumnya dipegang oleh kiper AC Milan, Paolo Rossi selama 929 menit di era 1990-an. Mantan pemain Parma itu tidak pernah kemasukan dalam 11 pertandingan atau 974 menit di Seri A.

Buffon kini menjadi pemain Italia berpenampilan terbanyak tampil di liga champion dengan 100 laga lebih. Buffon juga sudah melakoni 1000 pertandingan sebagai pesepakbola. Di timnas Italia Buffon juga menjadi penampil terbanyak di timnas di antara semua pemain Eropa.

Buffon juga meraih gelar juara piala dunia bersama Italia tahun 2006 lalu.

Sayang, tak satu pun gelar juara liga champion terpampang dalam puluhan pialanya.

Ini menjadi kesempatan baik dan mungkin kesempatan terakhirnya untuk meraih gelar liga champion.

Jika tidak, Buffon akan menyamai prestasi kelam superstar asal Brazil Ronaldo Luis Nazario da Lima yang pernah memenangkan dua piala dunia tapi tak pernah merasakan mencium piala liga champion.

Dari segi usia, Buffon mungkin bisa bermain dua hingga empat tahun lagi.

Namun tak ada yang bisa memastikan atau sekadar mengunggulkan Juventus akan kembali menjadi finalis seperti tahun ini.

Banyak tim hebat yang musim ini tersungkur lebih dipengaruhi faktor non teknis dan keberuntungan.

Kini mimpi Buffon untuk memegang piala kuping lebar yang dua kali nyaris dipeluknya sudah terbuka lebar dan dalam momen yang tepat.

Banyak pihak bahkan mendoakan Buffon untuk mendapatkan piala yang sudah diidamkannya sejak bergabung di Seri A tahun 1995.

Mampukah pemain berjuluk Superman ini menuntaskan mimpinya?

Buffon, now or will never!!!

Buffon, sekarang atau tak akan pernah!!!

Rumput Millennium Stadium Cardiff, Wales akan menjadi saksi, air mata yang menetes dari kelopak mata Buffon nanti adalah air mata bahagia atau air mata kesedihan dan penyesalan.

Penulis : Franky Guntur Tangkudung

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Protected by Copyscape

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional