Menu

Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Alfian Tanjung

  Dibaca : 289 kali
Polda Metro Jaya Lakukan Pemeriksaan Terhadap Alfian Tanjung
Pemeriksaan Alfian Tanjung

Tim penyidik Polda Metro jaya telah menjadwalkan ustad Alfian Tanjung untuk diperiksa sebagai tersangka. Alfian Tanjung dijerat kasus ujaran kebencian karena ucapannya yang mengatakan bahwa adanya kader dari PKI yang sudah menguasai istana.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengatakan bahwa ustad Alfian telah ditetapkan sebagai tersangka. Alifan Tanjung rencananya akan dimintai keterangan pada hari Rabu (31/5/2017). Argo mengatakan bahwa polisi sudah menetapkan Alfian Tanjung sebagai tersangka atas pidana dugaan penyebaran ujaran kebencian.

Salah satunya adalah mengatakan bahwa adanya kader PDI Perjuangan serta Presiden Joko Widodo sebagai seorang PKI. Alfian menyampakainnya pada saat ceramah di Masjid Jami Said yang berlokasi di Tanah Abang, Jakarta Pusat tepatnya pada tanggal 1 Oktober 2016.

Video yang menjadi bukti ucapannya tersebut telah viral di berbagai media sosial. Salah satu kutipan dari Alfian Tanjung pada video tersebut juga mengatakan bahwa sudah ada yang menguasai istana, dimana pada sebulan terakhir sudah tidak ada lagi yang berkonsultasi mengenai tentara.

Rapat yang ada di istana sekarang ini dipimpin seorang yang namanya adalah teten Masduki, Budiman Sudjatmiko, Urip Supriyanto, Waluyo Jati, Nezar Patria dan berbagai kader PKI lainnya, dimana istana dijadikan sebagai sebuah tempat rapat rutin yang dilakukan diatas jam 8 malam pada hari kerja. Ia juga mengatakan bahwa istana sebagai sarang PKI sejak Mei 2016.

Kombes Martinus Sitompul sebagai Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri juga mengatakan bahwa Alfian Tanjung sudah ditahan tepatnya pada tanggal 30 Mei 2017. Alasan penangkapannya adalah untuk mencegah ustad tersebut untuk tidak melarikan diri serta menghilangkan barang bukti dan juga untuk mengulangi perbuatannya tersebut.

Ustad Alfian Tanjung juga sudah dijerat dengan Undang-undang Nomor 40 Tahun 2008 mengenai Penghapusan Diskriminasi Ras serta Etnis. Penyampaian yang dilakukan oleh Alfian juga dianggap telah mengarah pada kebencian serta melanggar aturan tersebut.

Pemerintah juga telah diserang dengan isu yang telah dibuat yaitu anti islam, pro PKI, dan juga antek cina. Isu SARA yang belakangan ini berhembus membuat pemerintah dan kepolisian menjadi lebih preventif.

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Protected by Copyscape

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional