Menu

Media Internasional Soroti Kasus Rizieq Shihab

  Dibaca : 933 kali
Media Internasional Soroti Kasus Rizieq Shihab
Tanggapan Media Internasional Terhadap Kasus Rizieq Shihab

Kasus pidana yang melibatkan pemimpin serta pendiri FPI, Rizieq Shihab. Kasus tersebut yaitu adanya dugaan mengenai chatting atau sebuah pertukaran teks melalui aplikasi WhatsApp yang melibatkan dirinya dan Firza Husein.

Percakapan ini bernada seksual sehingga menghebohkan masyarakat Indonesia. Karena yang telah dikenal bersama, Rizieq sendiri adalah seorang ulama besar. Rizieq sendiri telah mangkir pada dua panggilan yang telah dilakukan oleh pihak kepolisian.

Rizieq lebih memilih untuk tidak kembali ke tanah air, sekarang ini masih beraa di Arab Saudi setelah melakukan ibadah umrah. Rizieq juga menyangkal terhadap semua tudingan yang diarahkan kepadanya. Dari pihak pengacaranya juga akan mengambil langkah pra peradilan. Itulah rangkuman dari pemberitaan beberapa media internasional mengenai kasus tersebut.

Misalnya saja, New York Times, yang merupakan harian terkenal di Amerika Serikat, membuat pemberitaan dengan judul “Moralis garis Indonesia dihadapkan pada pidana pornografi”. Di awal disebutkan bahwaSoroti di Indonesia, ada seorang tokoh masyarakat, terjerat sebuah skandal yang melibatkan pornografi atau disebut hubungan di luar nikah, biasanya dikenal dengan pemimpin Front Pembela Islam (FPI) yang merupakan sebuah kelompok garis keras yang berpengaruh.

Berita tersebut menjelaskan juga mengenai penetapan Rizieq Shihab sebagai tersangka oleh pihak kepolisian mengenai kasus chatting yang mengandung pornografi yang melibatkan Firza Husein yang bukan merupakan istrinya.

Pihak rizieq Shihab sendiri mengelak keasilan dari pesan teks yang selama ini sudah tersebar. Banyak pendukungnya juga menyakini bahwa Rizieq telah dijebak oleh Pemerintah. Karena selama ini Rizieq lah yang telah menggalang dan memimpin aksi yang melibatkan ribuan umat muslim untuk dapat memenjarakan Basuki Tjahaja Purnama pada Pilkada.

Judul lain yang diterbitkan oleh Reuters adalah Indonesia menetapkan pemimpin Islamis menjadi seorang tersangka pada kasus pornografi. Mereka juga menuliskan mengenai Presiden Joko Widodo yang sudah mengambil sikap yang tegas mengenai fundamentalisme serta mengatakan bahwa presiden tidak akan mentolerir invidivdu atau juga organisasi yang telah mengabaikan ideologi negara Indonesia, Pancasila serta mengancam pluralisme yang ada di Indonesia.

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional