Menu

Fahri Hamzah Kembali Ditolak, Kali Ini dari Fraksi PKS

  Dibaca : 191 kali
Fahri Hamzah Kembali Ditolak, Kali Ini dari Fraksi PKS

Penolakan terhadap Fahri Hamzah kembali terjadi. Sebelumnya Fahri Hamzah mendapat penolakan di Manado, Sulawesi Utara. Kali ini Fahri ditolak oleh sebagian Fraksi PKS dalam rapat paripurna DPR-RI.

Wakil ketua DPR-RI Fahri Hamzah yang diagendakan memimpin rapat paripurna DPR-RI pada Selasa (30/5/2017) mendapat penolakan dari sejumlah anggota fraksi PKS. Penolakan tersebut dengan alasan bahwa Fahri masih bermasalah dengan PKS di Pengadilan Tinggi tata Negara (PTUN) Jakarta.

Sigit Sosiantomo, anggota DPR-RI fraksi PKS mengatakan bahwa mereka keberatan jika sidang paripurna ini dipimpin oleh Fahri Hamzah. Menurut Sigit, Fahri harus menyelesaikan proses hukum telebih dahulu.

Proses hukum di PTUN Jakarta tersebut disebabkan karena Fahri Hamzah menggugat PKS yang memecat dirinya sebagai anggota partai. Sengketa dengan PKS inilah yang membuat sebagian anggota fraksi PKS menolak Fahri Hamzah sebagai pimpinan sidang paripurna.

Bukan hanya menyampaikan penolakan, beberapa anggota fraksi PKS juga tampak melakukan aksi walk out dari ruang sidang paripurna. Mereka adalah Jazuli Juwaini (Ketua fraksi PKS), Sukamta (Sekretaris Fraksi PKS), Surahman Hidayat (mantan ketua MKD), dan Sutriyono (anggota komisi II).

Menurut mereka, jabatan Fahri Hamzah sebagai pimpinan DPR-RI tidak sah karena tidak mewakili fraksi PKS. Sedangkan jabatan wakil ketua DPR-RI saat ini adalah milik fraksi PKS. Fahri Hamzah dianggp tidak sah karena telah dipecat oleh PKS.

Fahri yang tidak terima dengan pemecatan dirinya ini kemudian melayangkat gugatan ke PTUN Jakarta terhadap PKS. Masalah inilah yang dianggap belum selesai karena secara internal partai, Fahri bukan lagi anggota PKS. Sedangkan proses hukum gugatan belum masih dalam proses.

Suasana kurang kondisif sempat terjadi dalam ruang sidang paripurna DPR-RI. Sidang paripurna ini dengan agenda pandangan umum fraksi-fraksi terhadap keterangan pemerintah mengenai ekonomi makro dan kebijakan fiskal APBN 2018.

Sedangkan Fahri Hamzah sebagai pimpinan rapat paripurna menanggapinya dengan tenang. Dalam suasana kurang kondusif, Fahri mengatakan bahwa akan memberikan penjelasan terkait masalah ini. Fahri juga mengharapkan agar proses sidang praipurna dilanjutkan terlebih dahulu.

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional