Menu

Polisi Segera Jemput Paksa Rizieq dari Luar Negeri

  Dibaca : 203 kali
Polisi Segera Jemput Paksa Rizieq dari Luar Negeri
Polisi Segera Jemput Paksa Rizieq dari Luar Negeri

Pihak Kepolisian Republik Republik Indonesia telah mengeluarkan surat penjemputan paksa terhadap Rizieq Shihab terkait sejumlah kasus hukum hukum yang membelitnya.

Surat penjemputan paksa dikeluarkan karena Rizieq tidak memenuhi dua kali panggilan pihak kepolisian.

“Sudah mengantongi surat perintah penjemputan. Masih kita cari keberadaannya,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono, Senin (15/5/2017).

Menurut Yuwono, polisi akan berkoordinasi dengan pihak pengacaranya. Saat ini pihak kepolisian mengaku belum mengetahui keberadaan Rizieq.

“Jadi intinya setelah kita mengeluarkan surat perintah membawa, penyidik akan mencari yang bersangkutan di mana,” jelasnya.

Diketahui, Rizieq Shihab disebutkan saat ini kembali berada di Arab Saudi.

Pemimpin Ormas Front Pembela Islam (FPI) ini sebelumnya dikabarkan berada di Malaysia untuk menyelesaikan pendidikannya.

Sebelum berada di Malaysia, Shihab diberitakan menjalani ibadah umrah bersama keluarganya di Arab Saudi.

Pengacara Habib Rizieq, Sugito Atmo Pawiro membenarkan keberadaan Rizieq Shihab yang kembali ke Arab Saudi.

Dia juga mengatakan kepergian itu sebagai bentuk perlawanan Shihab terkait kasus hukum yang dipolitisasi.

“Jadi ini simbolik perlawanan terhadap kejadian ketidakadilan hukum,” katanya.

Meski begitu, dia membantah jika Rizieq melarikan diri karena kliennya adalah orang yang taat hukum.

“Cuma ketika sudah ada rekayasa hukum terkait proses yang sekarang ini terjadi, politisasi, habib akan melawan. Dia tidak akan lari dari tanggung jawab. Kalau ini sudah terkait kekuasaan, terkait dengan kekalahan Ahok, terkait putusan Ahok dan sebagainya itu sudah jelas, sekarang dimunculkan kembali. Ini ada apa?,” jelasnya.

Dia menyebutkan, pihak kepolisian terkesan memaksakan proses hukum terhadap kliennya.

“Kenapa kok langsung diburu-buru panggilan kedua. Bahkan sudah disiapkan jemput paksa, ini kan sengaja. Hukum sebagai alat kekuasaan untuk menekan Habib. Saya nggak mau kalau upaya-upaya semacam ini,” tuturnya.

Sebelumnya, Rizieq Shihab telah memenuhi beberapa panggilan terkait kasus hukum yang membelitnya.

Shihab sendiri dilaporkan banyak kasus hukum dengan beragam tuduhan. Selain kasus pembicaraan berbau pornografi, Shihab juga dijerat kasus penghinaan Pancasila dan penghinaan terhadap salam daerah Sampurasun.

Selain itu, Shihab juga dilaporkan terkait tuduhannya soal logo PKI di uang baru, dan penghinaan tehadap agama Kristen. Itu belum termasuk kasus tanah sengketa yang menyeret dirinya.

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional