Menu

Ahok Dipindahkan karena Ancaman Pembunuhan

  Dibaca : 220 kali
Ahok Dipindahkan karena Ancaman Pembunuhan
Ahok Dipindahkan karena Ancaman Pembunuhan

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham), Yasonna Laoly menyebutkan, salah satu alasan pemindahan lokasi penahanan mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaya Purnama (Ahok) karena ancaman pembunuhan.

Sebelumnya, Ahok ditahan di Rutan Cipinang sesaat setelah vonis hakim PN Jakarta Utara dijatuhkan. Namun, tak sampai sehari, Ahok dipindahkan ke tahanan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok.

Laoly menjelaskan ancaman tersebut sudah didengar dari intelijen dan sebuah video di Youtube sebelum vonis dijatuhkan.

“Ya ada ancaman saja, sebelum divonis saja ada ancaman. Informasi dari intelijen, dari mana-mana. Video youtube juga ada kok,” kata Yasonna Laoly, Senin (15/5).

Namun meski begitu dia menjelaskan, alasan tersebut bukan satu-satunya alasan pemindahan Ahok ke Depok.

Faktor pemindahan juga terkait lokasi Rutan Cipinang yang berada di pinggir jalan protokol sehingga menyebabkan keramaian jika dibanjiri aksi pendukung Ahok.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengaku tidak mengetahui adanya ancaman yang ditujukan kepada pasangannya di Pilkada DKI Jakarta 2017 itu. Djarot meminta agar penjelasan tersebut diberikan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly.

Kuasa hukum Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok), I Wayan Sudiarta, mengaku pernah mendengar ada ancaman pembunuhan terhadap kliennya.

“Saya memang dengar itu.Tapi Saya enggak boleh berandai-andai. Anda tahu posisi politiknya Pak Ahok kayak apa? Saya enggak boleh berandai-andai dan menuduh-nuduh,” katanya.

Dia menambahkan, di Rutan Cipinang ada lebih dari tiga ribuan tahanan sehingga petugas sulit menjamin keamanan satu per satu tahanan.

“Kalau di Mako Brimob mungkin tahanannya terbatas, intinya dari segi jumlah tahanan di Mako Brimob nggak banyak. Tentu mengawasi dan ngontrolnya lebih mudah,” katanya.

Sementara itu, Ahok yang sudah enam hari ditahan di Mako Brimob dalam keadaan sehat.

“Beliau baik-baik saja,” kata kuasa hukum Ahok yang lain, Rolas Sitinjak Senin (15/5/2017).

Dia menjelaskan Ahok mendapat kunjungan setiap hari Selasa dan Jumat, sama seperti tahanan lain.

Ahok dikatakannya, lebih sering mengisi kegiatan dengan cara membaca buku dengan beralaskan tikar saja.

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Protected by Copyscape

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional