Menu

Gubernur dan Wagub Sulut Banjir Kritikan di Medsos

  Dibaca : 725 kali
Gubernur dan Wagub Sulut Banjir Kritikan di Medsos
Aksi Demonstrasi Penolakan Terhadap Fahri Hamzah di Kantor Gubernur Sulawesi Utara.

Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw kini harus menghadapi serangan netizen di media sosial. Hal tersebut disebabkan oleh keduanya salah tingkah dalam mengambil tindakan dan perkataan.

Status yang bertuliskan ‘Salam 1 periode’ di berbagai media sosial kini menjadi trending di Sulawesi Utara. Hal itu diakibatkan karena masyarakat Sulawesi Utara menilai Gubernur dan Wakil Gubernur sejauh ini banyak salah tingkah. Salam 1 periode yang artinya pasangan ini tidak akan dipilih lagi dalam Pilkada 2019 oleh masyarakat.

Penyebab dari kekecewaan netizen ini karena dua hal berbeda yang dilakukan oleh Dondokambey maupun Kandouw. Dondokambey dianggap sembarangan bertindak, sedangkan Kandouw dianggap sembarangan berbicara.

Netizen beranggapan bahwa Dondokambey mengambil tindakan yang tidak pantas saat kondisi politik nasional sedang memanas. Menerima kedatangan Wakil Ketua DPR-RI Fahri Hamzah dinilai netizen sebagai tindakan yang tidak pantas dilakukan oleh Dondokambey.

Netizen beranggapan bahwa Fahri Hamzah adalah politisi yang intoleran dan kontroversial. Tindakan dan ucapan Fahri Hamzah sebagai wakil rakyat justru dinilai sebagai hal yang tidak pantas. Pada November 2016 lalu Fahri Hamzah juga sempat ikut aksi 212 yang kemudian melontarkan kata-kata yang dianggap makar terhadap Presiden.

Menurut para netizen, Dondokambey seharusnya menolak kedatangan dari politisi seperti Fahri Hamzah. Karena pemikirannya tentang bermasyarakat bisa memicu konflik. kedatangannya diduga didomplengi oleh salah satu petinggi organisasi masyarakat intoleran. Hal itulah yang memicu penolakan Fahri Hamzah di Bandara Sam Ratulangi Manado pada Sabtu, 13 Mei 2017.

Ada juga netizen yang menyinggung kasus e-KTP dari Fahri Hamzah dan Olly Dondokambey yang keduanya sempat diperiksa KPK. Kasus korupsi proyek e-KTP saat ini menjadi kasus besar yang ditangani KPK karena sudah menyeret banyak politisi senayan,

Sedangkan hal yang paling pedas dilontarkan untuk Wakil Gubernur Steven Kandouw. Bukan hanya dapat ‘Salam 1 periode’ saja, kecaman netizen untuk Kandouw berupa pertanyaan ‘Siapa dia?’. Pertanyaan yang bermaksud mempertanyakan sikap Kandouw ketika memberikan pendapat terkait vonis hukuman untuk Basuki Tjahja Purnama alias Ahok.

Kandouw juga sempat menerima surat terbuka dari Masyarakat Sulawesi Utara di perantauan. Dalam surat terbuka tersebut tegas menyebutkan bahwa peryataaan Kandouw tersebut terlalu prematur dan tanpa pemikiran yang mendalam.

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional