Menu

Denpom AU Selidiki Kematian tak Wajar Praka Yudha

  Dibaca : 352 kali
Denpom AU Selidiki Kematian tak Wajar Praka Yudha
Denpom AU Selidiki Kematian tak Wajar Praka Yudha

Praka Yudha Prihartanto (28), anggota Yonko 464 Paskhas TNI AU di Malang meninggal dunia tak wajar.

Korban dinyatakan meninggal dunia pukul 11.26 WIB di Rumah Sakit Abdul Munir Lanud Abdulrachman Saleh, Kamis (10/5) akibat luka tusukan di leher.

Kadispen TNI AU Marsma Jemi Trisonjaya menjelaskan, peristiwa bermula saat tiga perwira atas nama Lettu MP, Letda AJ, dan Letda IH mendapat perintah dari atasannya, Kapten Pas NP selaku Pjs Pasiops, untuk membina Praka Yudha yang terlilit masalah utang-piutang.

Dalam ‘pembinaan tersebut’ Praka Yudha akhirnya berlari ke kamar kemudian melakukan aksi bunuh diri.

“Menusukkan pisau komandonya dari sisi sebelah kanan tembus ke sebelah kiri,” jelasnya.

Dia menambahkan, pihaknya akan mengusut kasus ini hingga mengetahui penyebab kematian Praka Yudha.

Danlanud Abdulrachman Saleh Malang Marsma TNI Angkatan Udara Julexi Tambayong menambahkan, pihak Denpom AU telah memulai penyidikan dengan pemasangan garis polisi di TKP.

Praka Yudha Prihartanto diduga mengalami penganiayaan oleh tiga orang seniornya, dengan ditemukan sejumlah luka di tubuh korban.

Julexi juga menjelaskan, meski Yonko 646 Paskhas bermarkas di lingkungan Lanud Abdulrachman Saleh, tetapi di bawah komando Wing 2 Paskhas Makassar.

Kepala Staf TNI AU Marsekal TNI Hadi Tjahjanto telah memerintahkan Komandan Polisi Militer TNI AU untuk menyelidiki para perwira yang diduga terkait kasus tersebut.

Dari kronologi yang didapatkan, tiga orang perwira (Lettu MP, Letda AJ dan Letda IH) sebelumnya mendapat perintah dari atasannya (Kapten Pas NP) selaku Pjs Pasiops untuk membina Praka Yudha yang sedang ada masalah utang piutang.

Karena pertanyaan yang diajukan ketiganya tidak dijawab kooperatif, Praka Yudha dihukum dengan menguncinya dalam kamar barak.

Praka Yudha sempat kabur lewat kaca nako, tapi kemudian bisa tertangkap kembali.

Sesaat sebelum kejadian, Praka Yudha minta ijin ke kamar mandi.

Sekitar sepuluh menit berada di dalam Letda AJ menyusul Praka Yudha untuk bertanya apa yang dilakukan.

Ketika keluar kamar mandi, Praka Yudha langsung berlari menuju barak mengambil pisau namun terus diikuti Letda AJ.

Saat di barak, Letda AJ bertanya “Kamu mau nyerang saya?”

Korban langsung menjawab tidak dan mengatakan ingin bunuh diri.

Seketika pisau itu menembus leher Praka Yudha. Melihat Praka Yudha tersungkur, Letda AJ langsung meminta pertolongan.

Praka Yudha langsung dilarikan ke RSAU Lanud Abdulrachmann Saleh untuk mendapat pertolongan. Namun nahas, sekitar dua puluh menit di rumah sakit, Praka Yudha meninggal dunia.

Praka Yudha sudah dikembalikan ke keluarga dan dimakamkan di Gombong, Kebumen, Jumat (12/5/2017).

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional