Menu

Paranormal Ki Gendeng Pamungkas Ditangkap Polisi

  Dibaca : 337 kali
Paranormal Ki Gendeng Pamungkas Ditangkap Polisi
Paranormal Ki Gendeng Pamungkas Ditangkap Polisi

Paranormal yang sering bertingkah aneh, Ki Gendeng Pamungkas dijemput tim gabungan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Selasa (9/5/2017).

Ki Gendeng Pamungkas ditangkap di rumahnya Kelurahan Tegal Lega, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat. Pamungkas diduga telah melakukan tindakan diskriminatif kepada sebuah kelompok etnis.

“Ki Gendeng Pamungkas ditangkap karena telah mengupload video yang menyinggung SARA di situs Youtube,” jelas Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono, Rabu (10/5/2017) .

Ki Gendeng Pamungkas akan dikenai Pasal 4 huruf b Jo Pasal 16 UU RI Nomor 40 Tahun 2008,  tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis dan/atau Pasal 156 KUHP.

Dalam penangkapan tersebut, polisi juga menemukan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan aksi penghinaan etnis tersebut.

Polisi menyita satu unit ponsel yang digunakan untuk merekam dan menyimpan video, jaket bertuliskan Fight Against Cina dan  puluhan kaos bertuliskan Anti Cina.

Selain itu, polisi juga menyita empat pisau sangkur, dua pucuk airsoft gun, DVR CCTV, satu unit CPU, sticker dan identitas diri berupa identitas KTP dan KK.

Dalam video berdurasi 55 detik itu, Ki Gendeng Pamungkas mengucapkan ujaran kebencian dan provokasi mengajak kaum pribumi melawan etnis tertentu.

Diketahui, Ki Gendeng Pamungkas yang bernama asli Imam Santoso berulang kali melakukan tindakan kontroversial.

Hal yang paling diingat tentang Ki Gendeng Pamungkas adalah saat kunjungan Presiden Amerika Serikat, George Walker Bush di Indonesia tahun 2006 lalu.

Saat itu, Ki Gendeng Pamungkas menolak kedatangan Presiden negara lima puluh bintang tersebut. Dia kemudian melakukan ritual santet untuk menyerang Presiden AS tersebut.

Menurutnya, Bush tidak akan betah saat tiba di Indonesia. Namun, usahanya tak terbukti, Bush tetap melaksanakan kegiatan seperti jadwal dan durasi yang ditentukan.

Pria 69 tahun ini juga pernah mencoba peruntungannya di bidang politik tahun 2008 saat mengikuti pemilihan Walikota Bogor.

Berpasangan dengan Ahmad Chusairi lewat pasangan independen, keduanya kalah karena hanya didukung sekitar enam persen suara.

Ki Gendeng Pamungkas selama ini memang dikenal sebagai kritikus pemerintahan Jokowi dan Gubernur DKI Jakarta non aktif, Basuki Tjahaya Purnama.

Beberapa kali Pamungkas menyebarkan kalimat kebencian kepada keduanya sekaligus memakai pakaian yang memuat gambar penghinaan.

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Protected by Copyscape

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional