Menu

Emmanuel Macron Menangi Pilpres Prancis

  Dibaca : 210 kali
Emmanuel Macron Menangi Pilpres Prancis
Emmanuel Macron Menangi Pilpres Prancis

Emmanuel Macron memenangi pemilihan Presiden Prancis 2017 setelah dalam penghitungan suara unggul cukup jauh dari rivalnya, Marine Le Pen, yakni 65,5 persen berbanding 34,5 persen, Senin (8/5/2017).

Dengan kemenangan ini Macron resmi mendapat predikat presiden termuda.  Saat ini, Emmanuel Macron yang berhaluan tengah dan indenpenden baru berusia usia 39 tahun.

Yang menarik juga dari kemenangan Macron adalah sosok di balik kemanangannya tersebut.

Istri Macron, Brigitte Trogneux (64) disebut sebagai mentor, penasihat, dan pembimbingnya selama menjalani masa kampanye.

Meski berusia jauh lebih tua dari Macron, keduanya selalu tampak mesra di hadapan public Prancis.

Trogneux awalnya merupakan guru sastra Macron saat berusia belasan tahun. Keduanya menikah pada 2007 silam.

Macron kerap memuji istrinya sebagai sosok intelektual dan sumber kepercayaan dirinya.

Meski begitu, Macron menegaskan tidak akan memberikan posisi kepada Trogneux dalam pemerintahan.

“Saya ingin istri saya menduduki posisi Ibu Negara yang tidak memiliki status resmi dalam pemerintahan Prancis. Saya berjanji akan memberikan satu staf untuknya, memberi tanggung jawab yang harus diemban, tetapi tanpa digaji,” kata Macron.

Keputusan itu bukan tanpa alasan, dia seolah menyentil calon presiden konservatif Francois Fillon yang memperkerjakan istrinya dengan upah cukup fantastis.

Macron Lahir dan bersekolah di Amiens, utara Perancis. Ia belajar di sekolah bergengsi Paris, Lycee Henry IV, sebelum masuk ke Ecole National d’Administrarion, tempat latihan para elite politik Perancis.

Macron ditunjuk sebagai staf Presiden Francois Hollande pada 2012 setelah sukses berkarir di sektor perbankan.

Macron diangkat sebagai menteri ekonomi pada tahun 2014, menggantikan Arnaud Montebourg yang lebih berhaluan kiri.

Macron mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Menteri Perekonomian pada Agustus 2016, kemudian mengumumkan pencalonannya untuk pilpres pada 16 November 2016.

Dalam putaran kedua pelihan Presiden Prancis, Macron berduel dengan politikus sayap kanan Prancis Marine Le Pen.

Saat putaran pertama, ada 11 calon ikut dalam pemilihan presiden Prancis termasuk Francois Fillon dan Jean-Luc Melenchon. Pilpres putaran pertama digelar pada pada tanggal 23 April lalu

Dalam kampanyenya, Macron berjanji mereformasi sistem kesejahteraan dan pensiun Prancis.

Dia juga berjanji memerangi teroris, terutama kelompok Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).

Macron berencana meningkatkan anggaran pertahanan, mengerahkan 10 ribu polisi tambahan untuk menjaga keamanan Prancis yang beberapa kali ‘kecolongan’ aksi teroris.

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Protected by Copyscape

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional