Menu

Jakarta Turun Hujan Salju, Hoax

  Dibaca : 472 kali
Jakarta Turun Hujan Salju, Hoax
Jakarta Turun Hujan Salju, Hoax

Sabtu (6/5/2017), dunia maya ramai membicarakan tentang turunnya salju di Jakarta. Dalam video yang beredar, terlihat kawasan Jalan Jenderal Sudirman-MH Thamrin Jakarta Pusat dipenuhi buih berwarna putih mirip salju.

Tampilan buih mirip salju ini memang berbeda dengan butiran es yang berwarna bening ketika turun di Jakarta dan Bandung beberapa waktu lalu.

Hal tersebut langsung membuat pihak Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan klarifikasi.

Menurut BMKG, berita salju yang turun di Jakarta adalah berita bohong atau hoax.

“Itu hoax, bukan merupakan fenomena salju,” ujar Kepala Bagian Humas BMKG, Hary Tirto Djatmiko, Sabtu (6/5/2017).

Menurutnya, secara keilmuan meteorologis Jakarta dan wilayah Asia Tenggara tidak memungkinkan untuk turun salju.

“Salju tidak pernah terjadi negara tropis. Kalau butiran es, memungkinkan. Namun butiran es juga tidak akan sebanyak itu sebagaimana video yang beredar di internet,” jelasnya.

Dia juga menjelaskan, buih yang terlihat seperti salju tersebut adalah tumpahan busa dari truk yang melintas di jalan tersebut.

Hal sama juga ditegaskan pihak Kepolisan Polda Metro Jaya. Dari penjelasan resmi, disebutkan cairan berbuih berwarna putih yang menggenangi jalan Sudirman adalah air berbusa dari selokan.

“Itu saluran air berbuih yang luber ke jalan, bikin macet,” jelas petugas Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya.

Diketahui, pertengahan April lalu, Bandung dan Jakarta sempat turun hujan butiran es.

Dari penjelasan BMKG, hujan es bisa terjadi dalam masa pancaroba dari musim hujan ke musim kemarau.

Hujan es bisa terbentuk karena ada perbedaan suhu lebih dari lima derajat celcius di pagi hari. Di waktu bersamaan radiasi matahari optimal serta kelembaban lebih dari 70 persen.

Kondisi itu menyebabkan pembentukan awan comulunimbus secara konveksi. Jika intensitas hujan sangat rapat dan diturunkan seketika, volume air padat yang seperti es bisa terakumulasi.

Tetapi, yang membedakan hujan es dengan salju adalah awan yang membentuknya. Jika hujan es dibentuk di awan comulinumbus, salju dibentuk di nimbus stratus.

Soal wilayah juga, hujan es bisa terjadi di semua negara yang ada di belahan dunia manapun. Sedangkan salju hanya bisa terjadi di wilayah lintang tinggi, lebih dari 23,5 derajat.

Soal lain, hujan es akan langsung mencair tak lama setelah turun ke tanah. Sedangkan salju akan bertahan lama di permukaan tanah karena suhu daratan dan tekanan sangat rendah.

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional