Menu

Jusuf Kalla Mengaku Jadi Korban Hoax

  Dibaca : 224 kali
Jusuf Kalla Mengaku Jadi Korban Hoax
Jusuf Kalla Mengaku Jadi Korban Hoax

Seminggu usai hari pemilihan putaran ke-2 (19/4/17), Balai Kota atau tempat berkantornya Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaya Purnama yang kalah dalam Pilkada DKI Jakarta, kini dipenuhi ribuan karangan bunga.

Bahkan, halaman balai kota di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat tak kuasa lagi menahan derasnya karangan bunga yang terus berdatangan.

Akibatnya, karangan bunga lainnya ditaruh berjejer ke luar hingga ke jalan di depan balai kota.

Bukan hanya itu, ribuan orang setiap harinya memenuhi balai kota hanya untuk mencium, memeluk, berfoto atau berterima kasih kepada Basuki Tjahaya Purnama.

Fenomena ini memang baru pertama kali terjadi di Indonesia. Idealnya, pemenanglah yang bakal mendapat ucapan simpati dan selamat dari banyak pihak. Tapi kali ini, berbeda.

Pasangan Basuki Tjahaya Purnama dan Djarot Saeful Hidayat mendapat ribuan karangan bunga lengkap dengan jutaan kata dari yang lucu hingga serius.

Basuki Tjahaya Purnama dan Djarot Saeful Hidayat menanggapi hal ini dengan rasa haru. Keduanya mengirimkan apresiasi dan terima kasih atas kecintaan warga DKI Jakarta.

Di tengah melubernya ‘rasa cinta’ yang diungkapkan lewat bunga tersebut, Wakil Presiden Jusuf Kalla memberikan tanggapan negatif.

Dalam tanggapannya yang beredar luas, JK mengatakan mengirimkan bunga yang meluber hingga ke jalan tidak ada gunanya. Baginya, lebih baik uang itu diberikan kepada hal yang lebih berguna.

Namun ternyata, pernyataan yang menjadi viral tersebut justru dibantah Jusuf Kalla. Menurutnya dia menjadi korban hoax yang disebarkan orang tak bertanggung jawab.

“Tadi pagi saya sendiri diperlihatkan oleh Husain Abdullah tentang tanggapan saya soal bunga. Isinya ‘Tidak perlu kirim bunga, itu norak dan kuno. Lebih baik kasih fakir miskin dan anak yatim,” kata JK saat meresmikan Jaringan Wartawan Anti Hoax (Jawarah) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Jakarta, Jumat (28/4/17).

Menurut JK, dirinya tidak pernah menanggapi tentang karangan bunga di Balaikota, Jakarta.

“Kapan saya ngomong seperti itu, saya tidak pernah ngomong. Saya tidak pernah memberikan komentar soal bunga-bunga. Terserah rakyat. Setidaknya banyak pengrajin bunga yang mendapatkan keuntungan,” tambah JK.

Dalam acara tersebut, JK sempat mengingatkan bahaya berita hoax yang bisa mengubah cara berpikir masyarakat dari baik menjadi buruk, bahkan bisa mengguncang negara.

JK mengajak semua lapisan masyarakat bergandengan tangan dengan media untuk memerangi berita hoax.

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional