Menu

Ahok Kans Masuk Kabinet Kerja Jokowi

  Dibaca : 411 kali
Ahok Kans Masuk Kabinet Kerja Jokowi
Jokowi-JK dan Kabinet Kerja. (Biro Pers Setneg)

“Kalau tidak selesai urusannya akan lain, bisa diganti, bisa digeser, bisa dicopot dan lain lain”

Presiden Joko Widodo diisukan akan menggelar reshuffle kabinet dalam waktu dekat ini. Ada beberapa menteri dalam kabinet kerja Jokowi yang diisukan terancam diganti karena tidak capai target kerja.

“Saya bekerja selalu memakai target, jadi pak menteri tidak pernah bertanya kepada saya, targetnya terlalu besar atau terlalu gede, itu urusan menteri,” kata Jokowi.

Jokowi juga dengan tegas mengatakan bahwa target dari para menteri bisa diselesaikan dengan baik.

Secara bersamaan juga berita tentang kekalahan Basuki Tjahya Purnama alias Ahok dalam Pilkada DKI Jakarta berhembus. Menurut hasil beberapa lembaga Quick Count dan Real Count menunjukan bahwa Basuki-Djarot kalah dari penantangnya Anies-Sandi.

Berita tentang kekalahan Ahok  sempat mematahkan isu sebelumnya yang mengatakan bahwa Jokowi mendukung Ahok dalam Pilkada DKI. Isu yang lainnya mengatakan bahwa Jokowi juga melindungi Ahok dari perkara hukum penodaan agama. Namun setelah sidang perkara berlangsung, hal itu tidak terbukti.

Kedua berita hangat itupun mewarnai media massa sehingga muncul spekulasi bahwa kemungkinan besar Ahok akan diangkat menjadi menteri oleh Jokowi.

Kedekatan Basuki Tjahaya Purnama dan Presiden Joko Widodo adalah salah satu faktor yang dipertimbangkan, selain kinerja prima Ahok.

Menanggapi hal itu, Jokowi mengatakan bahwa saat ini tidak ada reshuffle kabinet. Jokowi juga menegaskan bahwa Ahok masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta sampai Oktober 2017. “Tidak ada. Hari ini tidak ada reshuffle. Minggu ini enggak ada. Bulan ini juga enggak ada,” ungkap Jokowi.

Pernyataan Jokowi ini jelas menyiratkan bahwa hingga kini semua meteri dalam kabinet kerja masih bekerja dengan baik. Sedangkan isu tentang Ahok yang akan diangkat sebagai menteri itu masih terlalu dini, mengingat masa pemerintahan Basuki-Djarot di DKI Jakarta masih ada beberapa bulan lagi.

Basuki Tjahya Purnama juga menanggapi isu tersebut dengan biasa-biasa saja. Ahok menyebutkan bahwa dirinya tidak tahu dengan isu itu karena bukan menjadi urusannya. Dia juga mengatakan bahwa tidak punya rencana apa-apa setelah selesai menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

“Hahahaha, (Pergantian) menteri itu kan bukan hak saya,” ujarnya sembari tertawa.

Penulis: Onky Leonardo Manua

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Protected by Copyscape

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional