Menu

Indonesia Menuju Piala Dunia 2026

  Dibaca : 412 kali
Indonesia Menuju Piala Dunia 2026
Indonesia Menuju Piala Dunia 2026

Gojek Traveloka Liga 1 Indonesia yang resmi bergulir (15/4/17) menjadi harapan baru kebangkitan sepakbola Indonesia.

Dengan metode ‘mengistimewakan’ pemain muda, liga 1 diharapkan melahirkan pemain berkualitas beberapa tahun mendatang.

Liga 1 menjadi harapan besar Indonesia sebagai ‘pabrik’ demi membentuk tim kuat yang bisa bersaing di tingkat dunia, minimal merajai kawasan Asia.

Menghadirkan Luis Milla sebagai pelatih timnas, juga membuat Indonesia sudah berada di trek yang benar.

Pengalamannya membawa Spanyol juara Eropa U-21 diharapkan tertular kepada para pemain muda kita. Topangan penuh pengurus dan pemerintah juga seakan melapangkan jalan ke arah itu.

Raja Asia sebenarnya bukan hal baru bagi Indonesia. Indonesia dulunya merupakan negara besar sepakbola yang ditakuti di Asia.

Indonesia juga merupakan wakil Asia pertama yang tampil di piala dunia, tepatnya Piala dunia 1938 di Uruguay, meski waktu itu masih bernama Hindia Belanda.

Indonesia juga pernah masuk semifinal Asian Games 1958 dan merebut medali perunggu. Selain itu, masih banyak prestasi Indonesia bertaraf internasional.

Sayang, beberapa dekade terakhir Indonesia seakan bergelut dalam kubangan. Banyak permasalahan yang mendera sepakbola Indonesia.

Beberapa kejadian bahkan sampai sekarang masih membekas di benak pecinta sepakbola Indonesia.

Kalah 2-3 dari Thailand lewat gol bunuh diri Mursyid Effendi (1998), kalah 0-10 dari Bahrain di kualifikasi piala dunia (2012) dan lima gol bunuh diri partai PSS Sleman Vs PSIS Semarang (2014) hanya sedikit kisah sedih sepakbola Indonesia.

Belum lagi tentang perseteruan pengurus PSSI dengan pemerintah atas nama statuta FIFA, dugaan suap wasit, keterlibatan mafia judi atau korban perkelahian antar suporter.

Hal itu kini coba dibenahi PSSI baru, bersama pemerintah kini keduanya bergandengan tangan mesra membangun sepakbola Indonesia dari titik nol.

Kebijakan FIFA yang menambah jatah peserta piala dunia 2026 menjadi 48 tim, juga seakan menjadi angin segar dan pelecut timnas Indonesia.

Sebelum ada keputusan tersebut, Asia mendapatkan jatah 4,5 untuk Piala Dunia. Kini kemungkinan Asia bisa menambah 2 hingga 4 jatah masuk ke turnamen empat tahunan tersebut.

Melihat kekuatan saat ini, Australia, Jepang, Korsel, dan Arab Saudi masih menjadi kekuatan utama di Asia.

Dengan waktu tersisa, Indonesia bisa mengejar ketertinggalan dari kekuatan kedua Asia seperti Qatar, Iran, Irak, China dan Bahrain. Indonesia harus melebihi dua wakil asia tenggara yang jauh menyodok ke atas, Thailand dan Vietnam.

Indonesia masih mempunyai waktu enam hingga tujuh tahun ke depan untuk mempersiapkan diri. Mempersiapkan fisik dan mental untuk masuk dalam jajaran negara terbaik di kancah persepakbolaan dunia.

Jika pemain, pelatih, suporter, pengurus dan pemerintah bersatu dengan visi yang sama, hal tersebut bukanlah hal mustahil.

Bukan lagi sesuatu yang selama ini dianggap mimpi di siang bolong.

Wallahu A’lam…

Penulis : Franky Guntur Tangkudung

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional