Menu

Kemenangan Besar 12 Gol Barca Terindikasi Suap

  Dibaca : 264 kali
Kemenangan Besar 12 Gol Barca Terindikasi Suap
Suap dan Pengaturan Skor Terjadi di Spanyol

Tim Barcelona B baru saja meraih kemenangan besar saat berhadapan dengan Eldense. Dalam pertandingan di Segunda division B itu, Barcelona B sukses membantai lawannya dengan skor 12-0.

Pertandingan tersebut memang terlihat sangat tidak seimbang. Dalam babak pertama saja, tim Barcelona B sudah berhasil mencetak delapan gol.

Dua pemain Barcelona, Dani Romera dan Jesus Alfaro masing-masing mencetak hattrick pada babak pertama. Gerard Gumbau dan Alex Carbonell masing-masing mencetak satu gol.

Di babak kedua, Blaugrana muda masih menambah empat gol lagi lewat Perea, Wilfried Kaptoum, Marc Cardona, dan Nacho Abeledo

Ketika Abeledo mencetak gol terakhir, pemain Eldense bahkan terlihat menangis. Semua pemain Barcelona tampak bersimpati dan membujuknya.

Hasil pertandingan tersebut itu membuat Eldense terdegradasi ke divisi keempat dengan enam pertandingan tersisa.

Namun kekalahan besar tersebut, diduga ada kaitannya dengan sepakbola gajah dan dugaan suap. Hal ini membuktikan praktik suap dan sepakbola gajah bukan hanya terjadi di Indonesia, tetapi sudah mejadi musuh sepakbola internasional.

Kekalahan memalukan tersbut membuat manajemen tim Eldense langsung membubarkan klub tersebut.

Bukan hanya itu, setelah pertandingan Kepolisian di Spanyol langsung menahan pelatih klub divisi tiga Liga Spanyol, Eldense.

Pelatih asal Italia, Filippo Vito di Pierro, ditahan pada hari Senin di kota kecil sebelah timur Elda bersama sejumlah dokumen yang disita polisi.

Kekalahan dengan skor 12-0 menyamai rekor divisi tiga Spanyol saat  Extremadura menggilas Portuense dengan skor sama pada 1993.

Hal ini terungkap setelah salah satu pemain Eldense, Cheikh Saad buka suara. Menurutnya, tiga dari rekan timnya telah melakukan pengaturan pertandingan. Saad mengatakan ia menolak untuk bermain pada hari Sabtu karena ia percaya permainan telah dirusak.

Dia juga meyatakan kecurigaannya dimulai sesaat sebelum pertandingan ketika ia dan pemain inti lainnya tidak dimainkan pada laga hari Sabtu itu.

Selain itu, dia melihat presiden Eldense, David Aguilar, pergi ke ruang ganti setelah skor 8-0 di babak pertama kemudian cekcok dengan pelatih.

 

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional