Menu

Mampukah Luis Milla Mengangkat Prestasi Indonesia?

  Dibaca : 424 kali
Mampukah Luis Milla Mengangkat Prestasi Indonesia?
Mampukah Luis Milla Mengangkat Prestasi Indonesia?

Timnas Indonesia U-22 sudah melakoni partai perdananya bersama pelatih baru Luis Milla. Dalam laga persahabatan tersebut, Indonesia yang bertindak sebagai tuan rumah harus menanggung malu, Myanmar berhasil membalikkan keadaan dan menyudahi perlawanan anak asuh Luis Milla 3-1. Hasil pertandingan tersebut jelas menyisakan kekecewaan kepada publik sepak bola Indonesia.

Milla yang menjadi pelatih termahal timnas Indonesia sepanjang sejarah, jelas diberikan tanggung jawab besar. Harapan PSSI baru dan pemerintah begitu tinggi. Indonesia harus meraih gelar juara SEA games 2017 dan minimal masuk babak Final Asian Games 2018.

Dilihat dari aspek permainan, tidak ada perubahan signifikan dari permainan Indonesia. Bahkan harus diakui, kualitas permainan tidak lebih baik ketika timnas junior menggunakan pelatih lokal.

Tapi, alangkah bijaknya untuk tidak cepat menghakimi. Luis Milla menangani timnas Indonesia belum genap sebulan. Masih terlalu banyak tambalan yang harus dilakukannya untuk menaikkan derajat permainan Indonesia. Milla memang mengakui permainan Indonesia masih jauh dari harapan dan standarnya. Dia bahkan berjanji akan mengubah permainan timnas Indonesia berada di level berbeda.

Usai kekalahan partai perdana tersebut, Milla langsung mengontak beberapa koleganya di tanah kelahirannya Spanyol, untuk berujicoba dengan anak asuhnya dari Asia Tenggara. Ini dimaksudkan untuk mengadopsi dan memberikan roh permainan ala Spanyol ke timnas Indonesia.

PSSI pun langsung menyanggupi rencana training centre Milla yang akan dilangsungkan di Spanyol. Waktu tak sampai lima bulan tersisa membuat Milla dan jajaran kepelatihan untuk bergerak cepat. Bukan hanya membenahi cara bermain, tapi juga mental bermain, gaya hidup, pola makan dan asupan gizi.

Semua target tersebut, harus didukung penuh semua stakeholder sepak bola di Indonesia, termasuk para supporter. Luis Milla yang membawa Spanyol juara Eropa U-21 kini mengemban Mission Impossible, membawa prestasi buat Indonesia dengan persiapan dalam waktu singkat.

Materi pemain yang dipilih Milla untuk dibawa ke Spanyol secara umum memiliki prospek yang luar biasa. Banyak pemain berbakat, kemampuan olah bola istimewa dan kecepatan luar biasa. Apalagi ada Ezra Walian, striker masa depan Indonesia yang sudah cukup punya pengalaman di luar negeri.

Kini, publik sepakbola Indonesia bersabar, menunggu. Akan hadir pemain-pemain muda yang akan menjadi harapan Indonesia 5 hingga 10 tahun mendatang. Kita semua berharap akhir tahun 2017 ini, kita akan melihat pemain muda Indonesia bertransformasi menjadi pemain hebat seperti David de Gea, Cesar Azpilicueta, Martin Montoya, Bojan Krkic, Javier Martinez, Juan mata, Ander Herrera, Thiago Alcantara dan Alvaro Moratta yang kesemuanya dilahirkan oleh tangan dingin Milla.

Biar waktu yang menjawab…

Penulis: Franky Guntur Tangkudung

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional