Menu

Putin dan Trump Bangun Komunikasi Untuk Hubungan Baik Rusia-AS

  Dibaca : 212 kali
Putin dan Trump Bangun Komunikasi Untuk Hubungan Baik Rusia-AS

Sebuah kantor berita nasional Rusia mengatakan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump akan melakukan pembicaraan resmi via telepon pada Sabtu (28/1/2017). Hal itu, seperti yang dilaporkan Reuters, merupakan langkah awal bagi Putin dan Trump untuk membangun komunikasi yang bertujuan untuk membangun hubungan antara Rusia dan AS kearah yang lebih baik.

Kabar tentang hal itu dibenarkan oleh Juru Bicara Presiden Rusia Dmitry Peskov yang membenarkan akan ada panggilan telepon antara Putin dan Trump. Reuters melaporkan pada Jumat (27/1/2017) bahwa Peskov hanya membenarkan hal tersebut tanpa menjelaskan lebih lanjut tentang informasi tersebut. Tampaknya Pemerintah Rusia sangat antusias, namun sepertinya masih terlihat sangat berhati-hati dalam memberikan informasi ke publik.

Setelah dilantiknya Donald Trump sebagai Presiden AS pada 20 Januari 2017 lalu, hal yang paling ditunggu-tunggu publik adalah sikap Trump terhadap Rusia. Trump yang sejak masa kampanye pemilihan presiden dikenal sangat memberikan perhatian khusus terhadap Rusia, terlebih kepada Vladimir Putin yang dinilai Trump sebagai sosok pemimpin yang sangat karismatik.

Wacana yang dibangun Trump pada masa kampanye salah satunya adalah akan membangun kerjasama yang lebih baik antara AS dan Rusia, meskipun hal itu dinilai sangat tidak masuk akal. Pasalnya, AS dan Rusia sudah dikenal sebagai musuh bebuyutan sejak zaman Perang Dunia II yang saat itu Rusia masih dalam Uni Soviet. Perbedaan ideologi yang menjadi penyebab utama dari Uni Soviet dan AS diyakini juga tidak akan membuat hubungan keduanya hingga kini akan membaik.

Namun saat ini adalah zaman yang berbeda dengan masa Perang Dunia II yang dibalut dengan kepentingan ideologi negara. Hal itu terlihat dari adanya beberapa perusahaan AS yang bekerjasama secara khusus dengan perusahaan asal Rusia, terutama dibidang pertambangan minyak. Demikian juga dengan kerjasama khusus dibidang hiburan, dalam beberapa tayangan film layar lebar, AS dan Rusia terlihat mesra saat mencoba menghasilkan film yang bercerita tentang pertengangan kedua negara.

Saat ini, baik Putin maupun Trump sudah secara terbuka saling memberikan pujian atas pemikiran dan inisiasi politik. Trump yang memuji Putin saat kampanye dibalas pujian oleh Putin saat Trump berhasil menjadi presiden AS terpilih. Hal itu terus berlanjut saat keduanya diperhadapkan dengan isu perdamaian di Timur Tengah. Bahkan Trump membantah tuduhan CIA tentang adanya campur tangan Rusia dalam pemenangan dirinya pada pemilihan presiden.

Komunikasi resmi antara Trump dan Putin akan berawal dari panggilan telepon pada Sabtu (28/1/2017) yang akan menentukan masa depan hubungan kedua negara. Putin sangat berharap hubungan Rusia dan AS akan lebih baik saat Trump memimpin AS, tidak seperti presiden-presiden AS sebelumnya yang tampak anti terhadap Rusia.

Beberapa hal penting sudah direncanakan akan dibahas dalam panggilan telepon tersebut. Hal itu termasuk untuk menegaskan kembali tuduhan CIA terhadap Rusia yang mengatakan bahwa Rusia telah melakukan campur tangan terhadap pemilihan presiden AS. Hal itu juga yang digaungkan pada kritikus Trump sebagai upaya untuk melemahkan poisisi politik Trump sebagai presiden AS.

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Protected by Copyscape

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional